Welcome to My Class
Diblog ini saya akan memberikan materi-materi seputar pendidikan. Semoga blog ini bisa bermanfaat untuk kita semua.
Kamis, 19 Desember 2013
Welcome to My Class: Present Continuous Tense
Welcome to My Class: Present Continuous Tense: Present Continuous Tense Present continuous tense digunakan untuk menunjukkan suatu keadaan atau suatu peristiwa yang sedang berlangsu...
Minggu, 15 Desember 2013
Present Continuous Tense
Present Continuous Tense
Present
continuous tense digunakan untuk menunjukkan suatu keadaan atau suatu peristiwa
yang sedang berlangsung pada saat ini. Keterangan waktu yang digunakan dalam
bentuk ini antara lain sebagai berikut:
now
= sekarang
at
present = pada waktu ini/ sekarang ini
this
moment = saat ini
today
= hari ini
Bentuk
rumusnya → to be + verb + ing
Catatan:
Ø Pemakaian
to be bisa berubah-ubah menyesuaikan dengan kata ganti (pronoun)
Ø Menggunakan
to be (am, is, are) bersama kata kerja dalam bentuk present participle (-ing). Contoh:
I am studying English now.
Ø Jika
akhiran –ing ditambahkan pada kata kerja yang berhuruf akhiran –e, maka huruf –e
harus dihilangkan. Contoh: (write) -She is writing a letter.
Ø Tetapi
jika kata itu berhuruf akhiran –ee, maka huruf akhiran itu tetap dipertahankan.
Contoh: seeing, agreeing, reeing, (sleep)- The baby is sleeping.
Ø Apabila
sebuah kata yang diucapkan terdiri dari satu suku kata dan berakhiran dengan
sebuah huruf mati yang didahului dengan huruf hidup, maka haruf mati tersebut
harus diulang bila mendapat akhiran –ing.
Contoh: ( sit ) – We are sitting in the
classroom.
( hit
) – In that game, he is hitting the ball well.
Ø Jika
akhiran –ing ditambahkan pada kata yang berhuruf akhiran –ie, maka huruf itu
harus diubah menjadi –y.
Contoh: ( die ) – The victims of that train
accident are dying.
( lie ) – You are lying on the bed this
moment.
Ø Apabila
suatu kata yang diucapkan tediri dari dua suku kata, bertekanan pada suku kedua
dan berakhir dengan huruf mati yang didahului sebuah huruf hidup, maka huruf
terakhir harus diulang bila mendapat akhiran –ing.
Contoh: beginning, preferring, admitting,
permitting, tavelling, quarelling.
Ø Kata
yang tidak pernah digunakan dalam present continuous adalah like, want,
understand, see, hear.
Pembentukan
Kalimat Affirmative, Negative, Interrogative
· Affirmative
form (+)
- She is learning
English now.
· Negative
form (-)
- She
is not learning English now.
·
Interrogative form (?)
- Is
she learning English now?
Kegunaan
Present Continuous Tense:
1. Menyatakan
perbuatan yang sedang berlangsung pada saat berbicara sekarang.
Contoh:
I am eating fried rice now.
In this game, he is hitting the ball
well this moment.
2. Menyatakan
suatu perbuatan yang sedang terjadi dan berlangsung sekarang, tetapi tidak pada
saat berbicara. Contoh: He is teaching English and learning Dutch.
3. Immediate
future/ yang akan datang dengan keterangan waktunya pasti, contoh: I am going
to the movie this evening.
4. Untuk
menerangkan kegiatan yang menimbulkan rasa tidak senang, sehingga sering
digunakan kata-kata seperti always, forever, continuously, constantly.
Contoh:
You are always grumbling.
He is constantly complaining.
He is forever picking holes in me.
Kamis, 12 Desember 2013
Present Tense
PRESENT TENSE
Present tense (waktu sekarang) dibagi menjadi 3, yaitu:
- Simple present tense
- Present continuous tense
- Present perfect tense: - Simple present perfect
Untuk pertemuan pada hari ini kita akan membahas tentang simple present tense dan berikut adalah materi untuk hari ini.
A. Simple Present Tense
Simple present adalah kata kerja yang digunakan untuk menyatakan perbuatan-perbuatan yang menjadi kebiasaan (habitual actions), menyatakan fakta serta kejadian yang sedang terjadi pada saat ini. Bentuk kata kerja yang digunakan adalah infinitive (kata kerja yang belum mengalami perubahan bentuk (Verb-1) dan kalimat subjeknya adalah orang ketiga tunggal (she, he, it) atau nama yang berada dalam bentuk tunggal (contohnya, Sinta, Johan, Rudi atau nama hewan), sehingga kata kerja yang berfungsi sebagai predikat akan mendapat tambahan akhiran "s" atau "es". Contoh predikat yang mendapat tambahan akhiran -s dan -es:
- Akhiran -s ditambahkan pada kata kerja yang didahului oleh huruf hidup, maka kata kerjanya hanya mendapat akhiran -s.
- say + s menjadi says
- sow + s menjadi sows
- plow + s menjadi plows
- swallow + s menjadi swallows
- Akhiran -es ditambahkan pada kata kerja yang berhuruf akhiran -ch (watches), -s (kisses), -sh (washes), -x (mixes), -z (whizzes).
- Akhiran -es juga ditambahkan pada kata kerja yang berhuruf akhiran -y yang didahului oleh huruf mati dan berubah menjadi -i jika mendapat tambahan akhiran -es.
- carry + es menjadi carries
- try + es menjadi tries
- Akhiran -es juga ditambahkan khusus untuk kata kerja do dan go.
- go + es menjadi goes
1. Do I watch the TV program?
2. Do they watch the TV program?
3. Do you watch the TV program?
4. Does he run very quickly?
5. Does it run very quickly?
Contoh negative form:
b. (+) She writes some letters every sunday.
(-) She doesn't write any letters every sunday.
(?) Does she write any letters every sunday?
Kata-kata keterangan waktu untuk simple present tense, antara lain:
1. Always
2. Every
3. Often
4. Usually
5. Frequently
6. Sometimes
7. Ever
8. Never
9. Seldom
10. Rarely
11. Genarally
1. Always
2. Every
3. Often
4. Usually
5. Frequently
6. Sometimes
7. Ever
8. Never
9. Seldom
10. Rarely
11. Genarally
Cara membuat Affirmative sentece, Interrogative, and Negative sentences
- Untuk membuat kalimat positif (Affirmative sentence) perlu menggunakan kata kerja bantu (Auxiliary verb): do (I, you, we, they) atau does (she, he, it).
- Untuk membuat kalimat negatif (Negative sentences), kata not ditempatkan di belakang do/ does.
- Untuk membuat kalimat pertanyaan (Interrogative forms), kata do / does diletakkan pada awal kalimat.
- Untuk kata kerja yang tadinya dalam kalimat positif berakhiran -s / -es, jika didahului auxiliary verb: does, maka harus kembali ke bentuk dasar (infinitive/ simple form).
Jika kita aplikasikan akan terlihat seperti ini:
| Kalimat | Rumus Simple Present Tense | Contoh Simple Past Tense |
|---|---|---|
| positif (+) | S + V-1 S +/- auxiliary(do/does) + bare infinitiveS + be(am/is/are) | She likes eating out |
| The children are naughty. | ||
| negatif (-) | S + aux. verb(do/does) + not + bare infinitive S + be(am/is/are) + not | She doesn’t like eating out |
| The children aren’t naughty | ||
| interogatif (?) | Do/Does + S + bare infinitive Be(am/is/are) + S | Does she like eating out |
| Are the children naughty |
Contoh affirmative form:
1. I read a newspaper everyday.
2. We read a novel everyday
3. You read a magazine everyday
Contoh introgative form:1. I read a newspaper everyday.
2. We read a novel everyday
3. You read a magazine everyday
1. Do I watch the TV program?
2. Do they watch the TV program?
3. Do you watch the TV program?
4. Does he run very quickly?
5. Does it run very quickly?
Contoh negative form:
1. You don't study math everyday.
2. She doesn't sleep in the afternoon.
Contoh kalimat affirmative, interrogative, dan negative:
a. (+) He rides his motorcycle fast.
a. (+) He rides his motorcycle fast.
(-) He doesn't ride his motorcycle fast.
(?) Does he ride his motorcycle fast?
(?) Does he ride his motorcycle fast?
b. (+) She writes some letters every sunday.(-) She doesn't write any letters every sunday.
(?) Does she write any letters every sunday?
Selasa, 10 Desember 2013
Should or Ought To
SHOULD / OUGHT TO
Should dan Ought to mempunyai arti yang sama dan dapat digunakan dengan bergantian. Should lebih umum digunakan daripada Ought to, contohnya sebagai berikut:
- He should spend more time on his homework
- He ought to spend more time on his homework
Untuk membentuk kalimat should dan ought to dari past tense menggunakan past participle of the main verb (have + V3). Contohnya sebagai berikut:
- You should study more
- You should have studied more
- She ought to finish her homework
- She ought to have finished her homework
Langganan:
Postingan (Atom)

